Merindumu Teman

Disini aku masih merindu bersama kegalauan, bertemani seruput air yang menenangkan jiwa.

Tahukah kau? Aku sudah begitu lama keluar dari apa yang aku inginkan, keluar dari zona nyaman tempat aku sering berteduh. Meninggalkan sahabat-sahabat lama dan kemudian bertemu dengan dunia baru, dunia yang belum kukenal sebelumnya.

Merindu, mengapa tidak? Liar tingkah lakuku bersama burung cemara yang menemani.

Aku masih diam menunduk, berpikir kenapa ini semua terjadi. Kita dulu yang sering kali rapat kini mulai merenggang, kau dimana? Walau pernah bertemu tanpa bertatap muka, itu sudah mewakili cakap yang kurindu.

Selamat buatmu teman. Kau yang sekarang kini luar biasa. Menggapai apa yang engkau asakan. Mengeluarkan berkat  yang dianugerahi Tuhan kepadamu.

Dan aku? Masih tetap merindu. Berpikir untuk bisa terus melakukan yang terbaik. Menerima segala hadiah yang telah Tuhan berikan. Ini indah, sungguh indah sekali.

Untukmu, sekali lagi kucapkan selamat. Semoga ada saat kita akan bercengkrama kembali.

Rindu ini hanya riak yang timbul dan akan tenang dengan sendirinya.

Rasa emosi ini sungguh bermanfaat bagiku, guna menulis bait-bait kisah yang telah lama terpendam.

*efek-efek rasa suka, rindu, galau dll belakangan ini diaduk jadi satu.

*buka fb, lihat notification sahabat lama, ah jadi kepikiran nulis.

*bayar postingan buat minggu ini.

*Oh ya ini ada postingan dari teman lamaku di beranda fb-nya  (ah ketahuan banget stalking-nya :D), semoga bermanfaat.

Habis lebaran…uang menipis…bagus banget tausiyah Ust Rahmat Abdullah…
*UANG KALO TINGGAL SEDIKIT PERTANDA AKAN DATANG LAGI ….*

Suatu hari istri dari KH. Rahmat Abdullah (Almarhum) mengeluh tentang persediaan uang untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggal sedikit ,

Ust. Rahmat pun menjawabnya dengan tenang ” Santai aja ibu ..duit kalo tinggal dikit artinya mau dateng lagi “

Subhanallah…..!
Ungkapan yang sangat singkat, namun padat, begitulah kelebihan yang Allah berikan kepada para ulama, sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair ”
خير الكلام ما قل ودل

” Sebaik baik perkataan yang sedikit dan argumentatif “

Ungkapan Ust Rahmat mengajarkan kita bahwa uang itu mengisi tempat yang kosong, karenanya jika Allah ingin kembali mengisi dompet kita, kosongkanlah sebagian nya untuk membantu sesama .

Uang itu bagaikan air yang di dalam gelas, jika belum kita minum, maka air di dalam botol tak akan bisa mengisinya
Uang itu bagaikan air jika ditahan dia kotor ,adapun jika kita melepasnya maka ia akan bersih.

Uang itu bagaikan air jika ia ditahan, maka ia akan mencari jalan keluarnya sendiri, karenanya Nabi saw berujar “

ما حالطت الصدقة مالا إلا أفسدته
“Tidaklah sedekah bercampur dengan harta, melainkan ia akan merusak harta tersebut “.

Ia akan mencari jalan keluarnya sendiri melalui “anak kita yang sakit sehingga harus ke dokter , handphone kita yang hilang, mobil kita yang rusak dan lain lain yang menguras harta kita.

Uang itu seperti udara ,ia selalu mengisi ruang yang kosong, karenanya berbagi dan kosongkanlah, biarlah Allah dengan caranya mengisi kehampaan itu.

.والله أعلم بالصواب

*Taushiah untuk diriku… dirimu…dan kita semua*

Iklan