Mencari Hiwayah

Alhamdulillah wa syukurillah, tidak terasa Ramadan sudah berlalu lebih sepertiganya saja, semoga kita bisa memamfaatkan sisa-sisa waktu yang berkah lagi langka ini dengan sebaik-baiknya. Btw, disini aku ingin bercerita tentang sesuatu? Apa itu? Sesuatu yang bernama hiwayah.

Apa itu hiwayah? Dalam Bahasa Indonesianya kita menterjemahkannya dengan hobi. Hehe, kenapa tidak langsung memakai terjemahannya saja? “biar lebih keren dan menarik,” kujawab. 😀

Hobi dalam KBBI adalah kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama: melukis itu sebagai — saja, bukan sebagai mata pencahariannya. Dan dari sana kita tahu bahwa hobi adalah sesuatu yang menyenangkan untuk bisa dilakukan diwaktu senggang.

Btw, apa yang terjadi ketika sesorang yang memiliki waktu senggang dan juga tidak memiliki hobi? Imam Syafii rahimahumullah  berkata, “Barang siapa yang tidak disibukkan dengan kebaikan, maka ia akan disibukkan dengan kesia-siaan.” Maka dengan perkataan Imam Syafii mulailah kita berpikir untuk mendapatkan sebuah kegiatan yang baik, dan itu adalah dengan melakukan sebuah hobi-hobi yang baik bukan yang buruk.

Dalam beberapa keadaan hobi tidak muncul dengan sendirinya, kita juga terkadang dipaksa untuk melakukan sesuatu sehingga terasa nikmat. Hobi yang baik bisa saja secara tidak langsung kita temukan ketika kita melakukan sesuatu hal, misal, ketika kita bermain pesawat remot kontrol. Tidak terasa waktu kita telah  habis dengan mengutak-atik, berkumpul dengan teman-teman yang sehobi yang pada akhirnya kita bisa berselancar waktu dengan sesuatu yang menghibur lagi bermamfaat. Dan juga tidak terasa kita telah menambah relasi ketika bergabung suatu komunitas pecinta pesawat remot kontrol, dan masih banyak lagi hobi-hobi yang bisa anda dapatkan.

Cuma terkadang kita malas, atau sudah terdesak oleh sesuatu kegiatan yang membuat kita lupa dengan hobi tersebut, hingga terkadang kita lupa bahwa kita mempunyainya. Dan ketika waktu luang menghadang kita tidak tahu harus apalagi, akhirnya duduk didepan tv, laptop, menonton sepuasnya hingga menyiksa mata atau bermain game dan atau bahkan duduk berjam-jam didepan smartphone atau gadget yang seringkali benar-benar telah membuat kita menjadi zombie di dunia nyata dan manusia di dunia maya.

Belakangan ini aku kembali melacak apa hobi yang pernah aku torehkan dahulunya, yah ketika SD sampai kelas 1 MTs aku sangat hobi menggambar, menggambar tokoh kartun manusia. Hobi itu mulai terhenti ketika aku pernah mendengar hadis yang melarang untuk menggambar makhluk hidup (manusia dan binatang). Sedih, pastinya, hingga aku beralih ke hal lainnya, hingga jatuh cinta kepada seni bela diri.

Ya kuakui, sekarang ini aku mendapatkan sebuah hobi yang jelek menurutku dan belum bisa untuk kuhentikan, yaitu menonton. Bagiku ini adalah sebuah hobi yang jelek, karena hobi ini akan membuatku duduk berjam-jam untuk menikmati sajian filem yang kadang tidak sarat akan makna. Hanya memberikan kenikmatan sebentar saja dan lantas hilang. Dibilang hiburan, yah kalau hiburan dilakukan secara berlebihan juga bisa menjadi musibah. 😦

IMG_20160612_034804_BURST2_1465696948855

my first doodle

Akhirnya untuk mengalihkan perhatian dan mencari sesuatu yang bermamfaat, aku mulai tertarik dengan dunia seni lukis kembali, doodle art. Ya, menggambar sebuah doodle yang identik dengan gambar-gambar monster imut, cuma setelah kutelusuri ternyata doodle tidak hanya dipenuhi dengen monster-monster saja, akan tetapi ada berbagai macam seni bentuk dari doodle yang kutemukan. Untuk lebih lanjutnya silakan telusuri apa itu doodle art di google.

Okey, back to the point, dengan hobi yang baik selain bisa mengisi waktu luang secara tidak langsung kita juga telah mengasah skill atau kemampuan yang telah kita senangi. Contoh : orang yang hobi memasak, secara tidak sadar dia telah belajar banyak dan memasak banyak masakan yang beraneka ragam yang membuatnya menjadi seorang master dalam bidang memasak dikemudian harinya. Dan hobinya itu akan menjadi passionnya dalam mengais rezeki. Coba bayangkan, apalagi yang lebih nikmat selain mengerjakan sebuah perkejaan yang kamu benar-benar mencintainya? It’s a heaven. 🙂

So, tunggu apalagi, segera cari hobimu yang baik, dan enjoy it!!

Iklan