Aku dan Indonesia IV : Aku dan Sekelumit Isi Hati

Sudah mendekati hari-hari terakhir menjelang keberangkatan ke Kairo. Tapi nan hati masih tetap “galau” meneguhkan langkah untuk kembali berjuang di Bumi Kinanah tersebut.

Menjelang hari-hari terakhir di Indonesia ini, baru kembali kurasakan rasa rindu kepada teman-teman masa SMA dulu. Menitikkan air mata, ah itu kalau saja aku perempuan. Hehe

Sudah 11 Oktober 2014, tidak terasa sudah hampir empat bulanan aku di Bumi Pertiwi. Banyak planing-planing yang sudah susah payah kujadwalkan dan akhirnya tidak terlaksana. Mau bagaimana lagi, manusia berencana dan Tuhanpun juga mempunyai rencana yang terbaik.

Plus minus di Indonesia banyak kurasakan. Ketika bercengkrama dengan Ghani semalam aku sempat berkata, “memang terasa berbeda antara Kairo dan Indonesia. Di Kairo kita merasa agak terkungkung dalam berpikir. Berbeda dengan di Indonesia, kita bisa berpikir tentang apapun seluas-luasnya”. Setidaknya memang itu yang kurasakan selama aku disini, aku bebas memikirkan tentang bisnis, perekonomian dan pemikiran Islam. 🙂

Yah dan terakhir aku cinta Indonesia.

image

Iklan