Indonesia Mengalay

Indonesia tanah air beta. Pusaka abadi nan jaya.

Itu sepenggal lirik dari lagu tanah air beta. Tanah air milik kita semua rakyat Indonesia, kujaga dan kubela. Tanah air tumpah darahku. Tidak akan kubiarkan kau terjajah, tidak akan kubiarkan kau terluka dan tidak akan kubiarkan kau menangis. Semangat patriotisme selalu tergambar dalam lagu kebangsaannya.

Dan sekarang apa yang terjadi? Negaraku menjerit, negaraku menangis dan negaraku memanggil. “Ada apa?” gerangku, kulihat sana sini penuh kerusuhan. Dan entah apa yang mereka rusuhkan. Semuanya menjadi kompleks saat pemilu presiden 2014 menghadang.

Itulah dia negeriku, negeri surga katanya. Buminya penuh dengan pepohonan, airnya mengalir tiada henti dan hasil tambangnya yang melimpah ruah. Lantas itu semua membuat penduduknya tetap sengsara, pengangguran tetap tinggi, trafficking merajalela hingga degradasi akhlakpun kian mengancam. Masih cinta Indonesia?

Sekarang sampailah keawal 2014. Setelah puas dipimpin oleh SBY, negara ini menuntut pemimpin baru. Pemimpin adil yang bersih, jujur dan amanah. Siapakah dia? Berbagai calon bermunculan, berbagai kandidat berlomba-lomba dan pada akhirnya negeri ini akan tetap kembali terlunta-lunta dibawah kendali negara adidaya, Amerika.

Aku tetap cinta Indonesia. Penduduknya yang ramah, adatnya yang beraneka ragam dan pesona alamnya yang menghiasi mata selalu memenuhi pikiranku. Tidak ada kesempatan untuk berburuk sangka padanya. Disaat “pemikiran” yang demikian rupa berterbangan lantas itu dimanfaatkan oleh mereka sebagian pejabat untuk meraup untung setinggi-tingginya.

Dan itulah korupsi. Istilah yang mulai mengetren semenjak krisis moneter 1998. Atau yang lebih dikenal lagi bersama-sama konco-konconya dengan sebutan KKN; korupsi, kolusi dan nepotisme. Adakah yang tidak kenal dengan korupsi? 😀 Menurut KBBI korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain.

Bila ditanya hal ini kepada anak usia dini mereka akan menjawab, “ya saya tahu apa itu korupsi”. Karena hal ini seolah menjadi santapan utama bagi rakyat Indonesia setiap harinya diberita-berita televisi, radio dan surat kabar. Ini mencapai puncaknya hingga terdengar “suara pemilu”pun mulai memanggil.

Lalu siapa yang akan disalahkan? Utang negara yang per/2013 saja sudah mencapai angka Rp 2.036 T (Sumber : kompas.com). Menangis, siapa yang tidak akan menangis sewaktu seorang bayi lahir di bumi zamrud khatulistiwa ini sudah langsung terbebani dengan utang Rp 8.000.000,- didahinya. Lucu bukan? Benar-benar sebuah ironi.

Masih cinta Indonesia? Ya aku cinta. Karena itu kampung kelahiranku, tempat ayah dan ibuku berada dan tempat aku dibesarkan. Semua angkat bicara, “aku cinta Indonesia”. Biarkan saja mereka tidur dibawah kolong jembatan, biarkan saja mereka dijual keluar negeri dan biarkan saja anak-anaknya buta huruf.

Kita lanjut, dan korupsi ini semakin menggila-gila. Setelah kasus korupsi bank Century dilanjutkan dengan kasus korupsi ketua MK Akil Mochtar dan penangkapan Gubernur perempuan pertama , Ratu Atut Chosiyah yang juga ikutan korupsi.

Berdasarkan data yang diambil dari Laporan Kinerja KPK, selama 10 tahun terakhir (2004-2013), KPK telah mengungkap 267 kasus korupsi, 228 kasus diantaranya sudah inkracht. Sedangkan kasus-kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah menurut data Kemendagri, sampai akhir tahun Juni 2013, terdapat 21 Gubernur, 7 Wakil Gubernur, 156 Bupati, 46 Wakil Bupati, 41 Walikota, 20 Wakil Walikota yg tersangkut kasus hukum, sebagian besar perkara korupsi. (tribunnews.com)

Jika dilihat, berarti per/dua minggunya setiapa tahun pasti akan ada tindakkan korupsi. Ya Salam inikah Indonesia? Ini bohong, mataku tidak melihatnya, telingaku tidak mendengarkannya dan mulutku tidak pernah membicarakannya.

Inilah Indonesia adikku, engkau harus melihatnya dan ditanganmulah perubahan ini berada. Ubahlah Indonesia menjadi negara yang layak huni; makmur masyarakatnya dan jelas pemimpinnya. Jadikanlah ia surga yang sejadi-jadinya, tempat engkau menghabiskan masa tuamu dan membesarkan anak cucumu. Arahkan Indonesia kepada yang lebih baik; baik akhlaknya, baik ekonominya dan baik nagaranya.

 

Karena aku dan kamu cinta Indonesia. 🙂

http://nasional.kompas.com/read/2013/07/18/1338289/Fitra.Utang.Negara.Rp.2.036.T.Indonesia.Siap-siap.Bangkrut

http://www.tribunnews.com/nasional/2013/12/24/dalam-10-tahun-kpk-ungkap-267-kasus-korupsi

Gambar 

Gambar

Gambar

Iklan