“Hiduik itu bar…

“Hiduik itu barek diak, tapi sairiang bajalan jo basaba ringan juo jadinyo”

Bila mengingat kata-kata ini- aku lebih sering melafalkannya, jadi teringat akan hidupku yang sebagiannya aku jalani asal-asalan. Dimulai dari masa ketika aku mulai menginjak masa remaja, masa-masa labil yang sebenarnya butuh pengawasan yang sangat ketat dari pengajar di rumah ataupun di sekolah. School not oriented, mungkin itu yang kualami dahulunya. Akhirnya masa SMA ku tidak dapat aku maksimal mungkin.

Jadi teringat perkataan seorang guru, “Masa muda hanya sekali, maka mamfaatkanlah sebaik-baiknya.”, diriku sering merenung dan memikirkannya dan mencoba membanding-bandingkannya dengan teman-temanku yang bisa dibilang tentu juga menghabiskan waktunya, baik dengan kegiatan yang bermamfaat ataupun tidak.

Bersabar, kata-kata yang sangat enak ketika diucapkan dimulut, dikarenakan memang kata sabar itu aslinya diambil dari kata bahasa Arab, shobara yang berarti sabar. Ddunia tempat kita hidup, kita temui berbagai macam halangan dan rintangan, ditambah ujian-ujian yang mesti kita hadapi. Banyak orang yang kalah dan tidak mampu bangkit lagi untuk melanjutkan perjuangan dalam menjalani proses yang sedang terjadi ini. Siapa yang bersabar maka dia yang dapat, Dan sekali lagi terbukti dengan bersabar kita bisa mendapatkan semua yang kita inginkan.

Ingin rehat sejenak, sayang pekerjaan aku dan kamu bejibun, belum lagi masa muda yang kelak akan kita sesali, yang kelak kita akan minta kehadirannya kemabli dan yang kelak kita akan diminta pertanggung jawabannya. Semoga Allah Ta’ala memudahkan serta memberi kita hidayah dan taufik-Nya dalam menjalani serta mengarungi samudra kehidupan ini.

Terakhir, ingat kita hanya sebagai seorang tamu, kita hanya seorang pengembala yang tengah singgah disebuah batang pohon guna mempersiapkan energi untuk menjemput hasil yang akan kita tuai. Istimta’ biihayatik, Enjoy your life.

Iklan